Minggu, 12 Januari 2014

hari ini
untuk kesekian kalinya aku harus menelan semua diam mu dalam sunyiku
kamu memutuskan untuk membuat semua yang telah terjadi hanya sebagai kenangan semata
untuk pertamakalinya kesendirianku tak berarti kesenyian
kutelan pil pahit yang kamu berikan dengan manisnya pertemanan kita
mungkin ini yang terbaik
dan tak akan menyakiti siapapun.
dalam garis tangan mu pun memang tak measukkan namaku kedalamnya
seakan angin lalu yang hanya menghampirimu sebentar
semoga dengan ini kamu bisa lebih baik lagi menjalani hidupmu
belajar tanpamu disampingku bukan berarti kepiluan yang mendalam
selama senyum masih terhias di bibirmu
selamat jalan kawan
doa ku selalu menyertaimu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar