hari ini
untuk kesekian kalinya aku harus menelan semua diam mu dalam sunyiku
kamu memutuskan untuk membuat semua yang telah terjadi hanya sebagai kenangan semata
untuk pertamakalinya kesendirianku tak berarti kesenyian
kutelan pil pahit yang kamu berikan dengan manisnya pertemanan kita
mungkin ini yang terbaik
dan tak akan menyakiti siapapun.
dalam garis tangan mu pun memang tak measukkan namaku kedalamnya
seakan angin lalu yang hanya menghampirimu sebentar
semoga dengan ini kamu bisa lebih baik lagi menjalani hidupmu
belajar tanpamu disampingku bukan berarti kepiluan yang mendalam
selama senyum masih terhias di bibirmu
selamat jalan kawan
doa ku selalu menyertaimu..
Minggu, 12 Januari 2014
Senin, 06 Januari 2014
keluarga
hari ini aku belajar satu hal dari kalian, kawan
satu kata yaitu keluarga
keluarga adalah perkawinan antara rasa saling memiliki dan empati
seperti saat ini
kalian mau menunggu dan ikut memeriksa stnk setiap kendaraan yg keluaran parkiran
hanya berharap untuk bisa menemukan motor teman kita
rela menunda jam makan bahkan berhujan-hujan
kehangatan seperti ini tak pernah kutemui di rumahku yg dulu
rumah yang dibangun dengan susah payah
rumah yang dibangun dengan kebersamaan dan ketulusan membela
rumah itu adalah bem universitas
mungkin sudah lupa atau terlalu asyik bermain layang-layang (peremuan)
sang pemimpin pun sedikit lalai
tapi disini tepat di depan ku saat ini
tersaji kehangatan keluarga yang sebenarnya
hari ini aku belajar satu hal dari kalian, kawan
satu kata yaitu keluarga
keluarga adalah perkawinan antara rasa saling memiliki dan empati
seperti saat ini
kalian mau menunggu dan ikut memeriksa stnk setiap kendaraan yg keluaran parkiran
hanya berharap untuk bisa menemukan motor teman kita
rela menunda jam makan bahkan berhujan-hujan
kehangatan seperti ini tak pernah kutemui di rumahku yg dulu
rumah yang dibangun dengan susah payah
rumah yang dibangun dengan kebersamaan dan ketulusan membela
rumah itu adalah bem universitas
mungkin sudah lupa atau terlalu asyik bermain layang-layang (peremuan)
sang pemimpin pun sedikit lalai
tapi disini tepat di depan ku saat ini
tersaji kehangatan keluarga yang sebenarnya
Minggu, 05 Januari 2014
antara cinta atau candu
bukan tubuh mu yg aku butuhkan. hari ini saat berdekatan dengan mu tapi seakan tak bisa kusentuh. dimana sentuhan lembutmu??
pertanyaan yg menunjukan perhatianmu pun tak terlontar dari mulutmu..
saat semua berubah.. kamu gak sama kayak dulu lagi. kemana hilangnya perhatian dan kelembutanmu.. seperti seorang anak kecil yg tak pernah tau kata rela. aku juga tak merelakanmu jauh.. apa ini arti dari semua diammu akhir ini.
Seperti biasa, saat diam kau mengatakannya
dengan diam kau menunjukan padaku
lewat diam kau memilih pergi
sedangkan aku disini
berteman diam aku menangisi kepergianmu
belajar dari diam merelakanmu
dalam diam aku mencoba memahami maumu
lewat diam aku mencoba selalu mendoakanmu
saat aku mulai belajar menerima mu apa adanya bukan lagi karena ada apanya.. dan aku baru tersadar aku kehilangmu.. aku memang tak sempurna dan pernah melakukan salah. tapi apa kamu tidak ingat akan pilihan yg prnah kamu berikan?? aku memilih mu tetap berada disisiku..
dan kini aku sadar bahwa aku telah terkalahkan benda haram itu.. yg kini menjadkan ku seorang pencandu untuk menepis bayangan mu..
bukan tubuh mu yg aku butuhkan. hari ini saat berdekatan dengan mu tapi seakan tak bisa kusentuh. dimana sentuhan lembutmu??
pertanyaan yg menunjukan perhatianmu pun tak terlontar dari mulutmu..
saat semua berubah.. kamu gak sama kayak dulu lagi. kemana hilangnya perhatian dan kelembutanmu.. seperti seorang anak kecil yg tak pernah tau kata rela. aku juga tak merelakanmu jauh.. apa ini arti dari semua diammu akhir ini.
Seperti biasa, saat diam kau mengatakannya
dengan diam kau menunjukan padaku
lewat diam kau memilih pergi
sedangkan aku disini
berteman diam aku menangisi kepergianmu
belajar dari diam merelakanmu
dalam diam aku mencoba memahami maumu
lewat diam aku mencoba selalu mendoakanmu
saat aku mulai belajar menerima mu apa adanya bukan lagi karena ada apanya.. dan aku baru tersadar aku kehilangmu.. aku memang tak sempurna dan pernah melakukan salah. tapi apa kamu tidak ingat akan pilihan yg prnah kamu berikan?? aku memilih mu tetap berada disisiku..
dan kini aku sadar bahwa aku telah terkalahkan benda haram itu.. yg kini menjadkan ku seorang pencandu untuk menepis bayangan mu..
Langganan:
Postingan (Atom)